05 Desember 2013

Bahan Karung Goni

Bahan Karung Goni
Bahan karung goni saat ini selain dari serat rami di produksi pula dari serat rosela, tumbuhan yang mudah di kembangkan dan cepat berproduksi.

Sebagai mata dagangan dengan sejarah panjang di daerah Asia Selatan seperti Banglasdesh, India dan Pakistan, bahan karung goni tidak sulit di budidayakan dan sudah menjadi lahan penghasilan untuk jutaan penduduk.

Lalu mengapa di Indonesia tidak berkembang industri karung goni? Padahal bahan karung goni bisa dikembangkan dengan mudah. Jawabannya mungkin karena faktor kepastian dari para petani kita yang enggan beralih dari menanam padi.

Jika petani menanam padi, kepastian harga dan pasarnya sudah jelas, sedangkan jika menanam rosela, tidak ada jaminan stabilitas harga dan kelancaran penjualannya. Oleh karenanya perlu regulasi jelas dari pemerintah jika ingin mengembangkan karung goni sebagai produk unggulan. Bagaimanapun bahan karung goni bisa di produksi melimpah asal petani bisa mendapat jaminan.


                     Karung Goni Meteran



04 Desember 2013

Harga Karung Goni



Harga karung goni fluktuatif karena produk ini kini tidak di produksi lagi di Indonesia, sangat di sayangkan.
 
Harga Karung Goni
Kebanyakan karung goni di impor dari India atau Pakistan. Namun karena harga karung goni bisa berubah-ubah importir kadang mencari pasokan juga dari negara lain seperti Vietnam, China, Bangladesh.

Saat ini nilai tukar dolar Amerika terhadap rupiah di atas sepuluh ribu, membuat harga karung goni menjadi cukup tinggi. Harga ini berpengaruh terhadap permintaan barang terutama untuk kebutuhan produk-produk lokal karena pembelian menggunakan US dolar tidak seimbang dengan penjualan dengan mata uang rupiah.

Akibatnya produsen produk-produk dalam negeri yang di pasarkan di dalam negeri menunggu penurunan harga agar bisa berproduksi kembali.



Baca juga: Go Green Bersama Karung Goni